IFRAME SYNC

Trantip Neglasari pilih kasih tertipkan apk tidak semua. Masih betebaran di pinggir jalan raya.


Tangerang, tangraya.com

Trantip Kecamatan Neglasari hangat hangat tai ayam. Membersihkan APK parpol pilih kasih. Masih banyak apk parpol betebaran di pinggir jalan Raya kususnya Neglasari.

Menurut kasi trantip itu Sucipto ketika membersihkan baliho, sepanduk dan bendera parpol mengerahkan 100 personil di bagi 3 berita matapost.com Senin 12 februari 2024.

Kasi trantip kecamatan Neglasari tak indahkan intruksi PJ walikota Tangerang. Bersihkan APK dihari tenang setelah kampanye berakir tanggal 10 februari.

Semua kandidat capres maupun caleg. APK masih betebaran di wilayah kecamatan Neglasari.

Sepanduk maupun baliho bendera partai masih utuh belum tersentuk atau di bersihkan. H,1 pilpres Selasa hari tenang tanggal 14 februari baliho caleg dan capres msih menghiasi jalan jala di Neglasari.

Senin 12 februari Trantip kecamatan Neglasari sempat turunkan 100 personil orang gabungan untuk membersikah APK alat peraga kampanye baliho caleg capres, sepanduk dan bendera parpol.

Tetapi kinerja trantip ini justru malah buat reaksi masyarakat Neglasari kesal.

Harusnya itu baliho,sepanduk bendera di bawah sama trantip bukan malah di buang di tengah jalan. Pantauan matapost.com bambu bekas baliho tergeletak di pinggir jalan.

Bahkan sepanduk baliho hanya di tarik sobek lalu di buang di pinggir jalan teronggok begitu saja.

Ini mah nyampah ujar warga yang tak mau nanya di publikasikan.

Trantip bukan nya menciptakan kondisi bersih malah buang sepanduk yang di tarik dari bambu lalu di tinggalkan begitu saja.

Salah satu pengendara sepeda motor ban motornya bocor menginjak bambu bekas sepanduk yang ada pakunya. Pengendara yang akan berangkat sekolah ini merasa kesal.

Pagi pagi ban motornya gebos kena paku yang nancap di bambu sepanduk caleg.

Kena paku pak tadi di bambu baliho caleg ujar pemuda ini berdiri memandangi sepeda motornya.

Kasi trantip Neglasari Ito Sucipto ketika di SMS lewat watsap hpnya di tadak di balas. Ketika di hubungi lewat tlpon pun tidak mau mengangkat.

Wawan Kasatpol PP Kota Tangerang ketika di konfirmasi lewat Watsap keterkaitan masih banyaknya baliho, sepanduk caleg dan capres memasuki H +1 tanggal 13 Februari 2024 padahal pemilu tanggal 14 februari 2024.

Intruksi PJ walikota Nurdin ternyata tidak di indahkan oleh pejabat satpol PP maupun trantip kecamatan.

Wawan Kasatpol PP dalam watsap menjawab,” Kalau yg oleh Tramtib Kecamatan silahkan ditanyakan ke pihak Panwascam masing-masing Tugas kami, Satpol-PP dan Tramtib Kecamatan, hanya mendukung tugas fungsi Bawaslu dan Panwascam.

Jadi anda silahkan tanyakan ke pihak mereka jangan ke kami jawab Kasatpol PP dalam watsapnya.

prayitno / tangraya

Berita Terkait

Top