IFRAME SYNC

Sidang lanjutan baby lopster menghadirkan 2 saksi pacar terdakwa dan adek kandung.


Tangerang, tangraya.com

Sidang tuntutan kasus baby lopster majelis hakim tinggalkan ruang sidang Karna JPU tidak mampu hadirkan terdakwa lewat monitor TV di ruang sidang pengadilan negeri Tangerang, kamis (22/02).

Berkali kali Hakim pengadilan negeri Tangerang minta kepada jaksa yang menyidangkan kasus pidana supaya menghadirkan terdakwa dalam persidangan Karna pengadilan yang lain sudah bisa me nghadirkan terdakwa dalam ruang sidang.

Majelis hakim memasuki ruang sidang menanyakan ke JPU, di jawab tidak bisa nymbung ke lapas. Akirnya JPU Mayang tari SH menggunakan hp untuk sidang lanjutan terdakwa Diky, JPU menghadirkan saksi tambahan 2 orang.

Saksi Wulan Pratiwi, pacar terdakwa dan Rindyani adek Kandung terdakwa. Datang dari Medan hanya memberikan keterangan terkait terdakwa mbawa barang sampai di tangkap.

Wulan pratiwi adalah calon suami terdakwa,di hadapan majelis hakim T.O.C.H Simanjuntak SH, saksi Wulan Pratiwi masih berharap meneruskan hubungannya dengan terdakwa Diky.

Sedangkan saksi. Rindyan Masih saudara kandung terdakwa. JPU Mayang keberatan saksi adek Kandung terdakwa masih ada hubungan darah.

Saksi adek kandung terdakwa mau jadi saksi
Majelis hakim memberikan keleluasan ke Rindyai adek Kandung terdakwa memberikan keterangan tetapi tidak di sumpah. Terdakwa Diky dari lapas kurang kedengaran suara saksi di ruang sidang pengadilan negeri Tangerang

Beginilah kalau sidang kau di Sana, Sudah berkali kali kami beritau supaya terdakwa bisa di bwa sidang ke ruang sidang pengadilan.

Inilah kalau sidang tak mau menghadirkan terdakwa. Ruangan sudah seperti Setasiun RRI sidang masih pakai hp ujar majelis hakim

Saksi Wulan kenal terdakwa Diky dari kecil Karna berteman dari kecil. Diky bekerja di minimarket juga ojek onlaen. Membantu bapaknya parkir ujar Wulan polos.

Apa yang mbuat dirimu masih mau menunggu terdakwa ujar Majelis hakim. Terdakwa jelek tapi baik hatinya yang mulia.

Baru pacaran 9 bulan kata saksi Wulan di ruang sidang. Jangan jangan, jangan jangan ujar majelis hakim makin buat gelak tawa pengunjung sidang

Tanggal 28 Juli 2023 terdakwa pergi Ke jakarta mau mencari pekerjaan. Katanya mau cari kerja di supermarket seperti di Bali. Saya di kasih tau bapaknya kalau Diky ditangkap di Bandara ujar Wulan.

Diky ditangkap katanya di tipu. “Saya dengan diabarang ilegal. Saksi tidak tahu Diky bawa barang apa. Tidak tahu”, ujar wulan

Saksi Rindyani adek terdakwa Diky, terdakwa sering di tipu, ada temanya pinjam uang tetapi tidak di bayar. Diky ini terlalu baik makanya sering di tipu temanya ujar RIndy.

Brangkat tanggal 28 Juni tanggal 29 Juni di tahan oleh polisi bandara. Saksi hanya bicara sebentar lewat hp kalu dirinya di tahan polisi.

Diky membawa barang Lobster (siput) ujar Wulan. Kalau di larang negara berarti itu punya negara yangulia. Saya tidak tahu siput itu punya siapa ujar Wulan jadi tertawaan.

Saya masih mau sama Diky asal dia tidak malas. Kalau orang Medan itu tidak boleh malas yang mulia.

Diky sekarang ada di lapas Tangerang yang mulia. Diky itu orangnya terlalu baik yang mulia jawab Wulan polos.

Ari Abang sepupu terdakwa Diky yang memesan tiket Diky untuk brangkatnke Jakrta. Menurut saksi Rindyani adek Diky Ary ada di Medan.

Saksi Wulan. Meminta ke majelis hakim minta Diky di ringankan hukumanya. Saran majelis hakim jangan menggantungkan sesuatu yang belum jelas.

Pacaran baru 9 bulan kenal berteman sama terdakwa dari kecil. Diky itu jelek orangnya. Tapi ganteng hatinya ujar Wulan buat gelak tawa ruang sidang.

Lewat hp terdakwa bisa melihat wajah Wulan. Selesai sidang Diky lewat hp mengatakan silahkan dia pergi mau kemana pergi ujar Diky lewat hp.

JPU Mayang minta tunda 2 oekan rentut ke kajati minta sidang di tunda 2 pekan. Tanggal 7 Maret 2024

prayitno / tangraya

Berita Terkait

Top